Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya menggelar wisuda secara luring (tatap muka) berskala besar. Terdapat dua gelombang wisuda, pertama berjumlah 414 wisudawan dan kedua sekitar 200-an mahasiswa.
Wisudawan kali ini tercatat dari mahasiswa jenjang Strata Satu (S1) dari 6 Fakultas terbagi dalam 11 Program Studi (Prodi), dikatakan lulus dan mengikuti wisuda yang digelar di Hotel Shangri-La, Jalan Mayjend Sungkono, Kota Surabaya pada Sabtu (15/10/2022) dan Minggu (16/10/2022). Ini merupakan wisuda offline pertama UWP setelah pandemi.
Rektor UWP Surabaya, Dr Budi Endaro SH., M.Hum., menjelaskan, wisuda offline ini sangat disyukuri. Sebab, saat pandemi biasanya wisuda digelar secara online. Dan yang paling membanggakan adalah pada periode ini terdapat banyak capaian yang dilakukan Civitas Akademika. Terutama dalam pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
"UWP itu ditunjuk dari 138 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang bisa menerima mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ini yang cukup membanggakan kami," ujar Rektor UWP kepada awak media setelah proses wisuda selesai.
Terlebih lagi, terdapat ada dua mahasiswa Universitas Wijaya Putra menjadi finalis Indonesia Next Telkomsel season 6. Hal tersebut tentu membuat bangga kampus. "Ini ada dua mahasiswa, salah satunya mahasiswa yang diwisuda," sebutnya.
“Mahasiswa kami juga banyak yang lolos magang di BUMN. Ini sebuah pengalaman yang sangat istimewa bagi mereka saat nantinya terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya,” kata Rektor UWP.
Ia menyampaikan, kampus akan terus mendorong mahasiswa agar mereka mampu bersaing dan memiliki softskill mempuni di era modern. Di samping itu, ia mengatakan, Universitas Wijaya Putra akan terus menjaga komitmen sebagai kampus yang berorientasi pada pengabdian masyarakat.
"Kita (Universitas Wijaya Putra, red) ingin menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi secara murni. Bukan hanya pengajaran. Ini orientasi kita," tukasnya.
Ia menjawab tantangan bagi para mahasiswa ke depannya, ialah bagaimana mereka akan bersaing dalam dunia kerja. Karena itu, ia berpesan agar mahasiswa ini harus mengikuti program-program pengembangan softskill.
"Pengembangan kompetisi dan segala macam, ini akan mudah. Tapi mereka yang berorientasi hanya IPK saja, ini agak berat bagi mereka," terang Rektor UWP kepada awak media. Untuk itu pula, UWP banyak membekali mahasiswanya dengan berupaya untuk menciptakan peluang kerja. Salah satunya memberdayakan UKM, dan ini terus berlangsung hingga sekarang. Dari sini, tercipta entrepreneur-entrepreneur baru.
Pada Wisuda kali ini, terdapat 39 wisudawan dari Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra. Kaprodi Ilmu Hukum, Sekaring Ayumeida Kusnadi berharap agar mahasiswa ke depannya dapat meraih kesukseskan berbekal teori dan skill yang telah didapatkan di Universitas Wijaya Putra.