Jumat, 19 Maret 2021
Peresmian Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial (GESI).
Kesenjangan sosial di Indonesia bahkan di dunia masih terus terjadi. Perguruan Tinggi tentunya tidak hanya tinggal diam. Perguruan Tinggi harus berkontribusi dalam mencegah dan menangani permasalahan sosial. Permasalan sosial mencakup banyak hal, speerti kemiskinan, keterbelakangan sosial, kekerasan perempuan dan anak, serta banyak hal yang termasuk dalam permasalahan sosial.
Perguruan Tinggi dapat berperan aktif dalam permasalahan sosial tersebut melalui pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Peran aktif Perguruan Tinggi dapat diwujudkan dengan tenaga, pandangan kelilmuan serta pendanaan dari semua elemen yang terdapat di internal Universitas Wijaya Putra serta pendukung eksternal. Besar harapan dengan adanya Pusat Studi GESI, dampak positif dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas serta meningkatkan kepekaan institusi dan semakin dekat dengan masyarakat.
Dalam Pusat Studi GESI ini, diharapkan terwujudnya "wahana" baru bagi pada dosen dalam melakukan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kepengurusan dalam Pusat Studi GESI terdiri dari perwakilan seluruh fakultas dan program studi yang ada dalam Univeristas Wijaya Putra, termasuk juga Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum.
Dr. Ani Purwati, S.H.,M.H sebagai Dosen Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum termasuk dalam jajaran keanggotaan pengurus Pusat Studi GESI sebagai Ketua Divisi Kerjasama. Dengan keikutsertaan ini, diharapkan keilmuan hukum dapat eksis dalam pengembangan Pusat Studi GESI. Dengan masih banyaknya terjadi kesenjangan sosial di Indonesia, tentunya memerlukan peran aktif ilmu hukum dalam pencegahan, perlindungan dan penyelesaian permasalahan sosial tersebut.